Uncategorized

Mengenal Penyakit Perikarditis

Women's White Long-sleeved Top

Pexels.com

Pengertian perikarditis yaitu iritasi dan peradangan di lapisan tipis berbentuk kantong yang melapisi jantung (perikardium).  Penyakit ini bisa dialami oleh segala usia, namun usia 20 sampai 50 tahun adalah yang paling sering mengalami, khususnya pria. 

Pengertian perikarditis lainnya yaitu suatu peradangan yang terjadi pada selaput pembungkus jantung (perikardium). Bagi orang yang sehat, perikardium berfungsi untuk menjaga jantung agar tidak berpindah posisi, melindungi jantung dari gesekan, dan melindungi jantung dari penyebaran infeksi jaringan lain. 

Terdapat beberapa faktor yang bisa membuat seseorang mengalami perikarditis, contohnya :

  • Laki-laki lebih rentan daripada perempuan
  • Berusia 20 sampai 50 tahun
  • Memiliki riwayat serangan jantung dan operasi jantung
  • Memiliki riwayat menjalani radioterapi
  • Memiliki riwayat mengalami cedera kecelakaan
  • Pernah mengidap gagal ginjal, HIV/AIDS, penyakit kanker, atau TBC.
  • Menggunakan obat tertentu, seperti phenytoin, warfarin, heparin, atau procainamide.

Beberapa gejala yang biasanya dialami oleh penderita perikarditis, meliputi : 

  • Batuk yang tidak kunjung sembuh
  • Demam
  • Tungkai dan perut membengkak
  • Lemas dan merasa cepat lelah
  • Sesak nafas apalagi saat berbaring
  • Nyeri dada, merasa seperti tertusuk pada bagian tengah atau sisi kiri dada
  • Jantung berdebar – debar

Diagnosis perikarditis dilakukan dengan wawancara medis yang lengkap. Setelah itu, ddokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh agar bisa menemukan abnormalitas fisik yang mengacu pada perikarditis. Untuk mendeteksi keberadaan penyakit perikarditis, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan beberapa tes atau pemeriksaan seperti :

  • Pemeriksaan darah : mengetahui adanya infeksi atau peradangan
  • Foto rontgen dada : menilai keadaan jantung, pembuluh darah dan paru – paru
  • Elektrokardiografi (EKG) : mendeteksi kelainan di aktivitas listrik jantung yang mengacu pada perikarditis
  • Echocardiografi (USG jantung) : mengetahui gambaran jantung dan mengetahui cairan yang terkumpul di ruang perikardium
  • CT scan dan MRI dada : mendapatkan gambaran jantung dengan lebih jelas dan mengetahui adanya perubahan di perikardium

Komplikasi Perikarditis

Beberapa komplikasi yang bisa dikarenakan penyakit perikarditis, yaitu tamponade jantung dan perikarditis konstriktif.

Pengobatan Perikarditis

Penderita bisa sembuh dengan mengonsumsi obat – obatan yang diberikan dokter dan cukup istirahat apabila penyakit perikarditis termasuk ringan. Dokter mungkin juga menyarankan untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang berlebihan. Apabila masih tetap dilakukan, penyakit perikarditis bisa kembali kambuh. Beberapa obat yang biasanya diberikan oleh dokter untuk menyembuhkan perikarditis, yaitu :

  • Antibiotik : mengatasi perikarditis yang disebabkan infeksi bakteri
  • Antiinflamasi nonsteroid (OAINS) : mengurangi peradangan perikardium dan meredakan nyeri dada (ibuprofen dan aspirin)
  • Kortikosteroid : perikarditis yang tidak menunjukkan peningkatan untuk sembuh bisa diatasi dengan OAINS dan colcchicine (prednisone)
  • Colchicine : mengurangi peradangan dengan cara membunuh sel radang tertentu

Bagi penderita perikarditis yang parah dan menyebabkan komplikasi, penderita membutuhkan pengobatan di rumah sakit. Beberapa langkah medis yang akan dilakukan dokter meliputi :

  • Pericardiocentesis : tindakan untuk mengeluarkan cairan dari perikardium. Cara ini melibatkan penggunaan jarum dan selang kecil yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang terdapat di ruang perikardium
  • Pericardiectomy : tindakan untuk memotong bagian perikardium yang kaku. Cara ini dilakukan agar jantung bisa kembali berfungsi dengan baik

Pencegahan Perikarditis

Upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah perikarditis yaitu :

  • Mengikuti saran dan ajuran dokter apabila sedang menjalani pengobatan jantung
  • Melakukan pemeriksaan secara rutin pada kondisi kesehatan jantung
  • Tidak melakukan aktivitas dan pekerjaan berat yang bisa menimbulkan perikarditis

Sumber :

www.halodoc.com 

www.alodokter.com

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*